Berapa banyak dari kamu yang pada saat musim hujan tiba jadi lebih gampang sakit? Saat musim hujan, beberapa penyakit menjadi lebih sering menyerang seperti flu, demam, atau radang tenggorokan. Terkesan sepele, namun jika sudah menyerang kita, cukup menyiksa bukan? Jika sudah begini, produktivitasmu jadi menurun dan pekerjaan terhambat. Saat musim hujan tiba, udara di sekitarmu jadi lebih dingin dan kelembapan meningkat. Oleh karenanya, penting buatmu untuk menjaga sistem imun pada tubuh.

Sebab, nggak cuma flu yang jadi penyakit langganan musim hujan, berikut beberapa penyakit yang sering menyerang di musim hujan. Beberapa di antaranya tergolong penyakit serius dan nggak jarang berakibat fatal. Apa saja penyakit yang ering menyerang di musim hujan?

 

  1. Flu dan demam

Penyakit ini paling sering muncul ketika musim penghujan tiba. Bagaimana tidak, aktivitasmu tetap padat, sementara cuaca nggak mendukung. Udara dingin dan lembap membuat kuman lebih cepat berkembang biak.

Untuk mencegah penyakit ini muncul, kamu bisa membiasakan diri untuk lebih teratur beristirahat, menerapkan pola makan sehat, dan teratur mencuci tangan. Jadi meski kegiatanmu tetap padat saat musim hujan, kamu tetap sehat karena memiliki sistem imun yang baik serta nggak membiarkan kuman masuk ke tubuhmu karena malas mencuci tangan.

 

  1. Radang tenggorokan

Radang tenggorokan sangat sering terjadi di saat cuaca sedang dingin, umumnya disebabkan oleh infeksi viral.

Beberapa bukti menunjukkan bahwa, perubahan suhu, seperti dari ruangan hangat pindah ke luar ruangan yang dingin berisiko mengganggu tenggorokan.

 

  1. Asma

Cuaca dingin merupakan pemicu utama gangguan asma, seperti mengi dan napas pendek. Kamu yang memiliki riwayat asma harus ekstra hati-hati saat cuaca dingin, kalau nggak ingin asmamu kambuh.

 

  1. Norovirus

Norovirus adalah sejenis virus flu perut yang dapat dengan mudah menular. Penyakit ini bisa menyerang sepanjang tahun, tapi akan jadi lebih berbahaya saat cuaca sedang dingin. Meskipun nggak menyerang untuk waktu yang lama, penyakit ini bisa sangat mengganggu, karena membuat penderitanya mengalami muntah-muntah parah.

 

  1. Nyeri sendi

Memang belum ada ada bukti yang menunjukkan bahwa perubahan suhu bisa menyebabkan kerusakan sendi. Namun, kebanyakan orang yang memiliki artitis mengaku kalau sendi mereka terasa lebih kaku dan sakit saat cuaca dingin. Kalau kamu sering mengalami hal demikian saat cuaca dingin, olahraga secara rutin bisa sangat membantu. Berenang adalah pilihan yang paling aman.

 

  1. Serangan jantung

Saat suhu udara menjadi lebih dingin, tekanan darah meningkat. Hal ini memaksa jantung untuk bekerja ekstra. Belum lagi, ketika cuaca dingin jantung juga harus bekerja lebih berat untuk menjaga suhu tubuh. Maka nggak heran, banyak kasus serangan jantung terjadi pada saat cuaca dingin.

 

  1. Leptospirosis

Leptospirosis atau lebih dikenal dengan penyakit kecing tikus ini dapat menyebabkan gangguan hati, gagal ginjal, meningitis, hingga kegagalan pernapasan. Biasanya, penderita penyakit ini akan diikuti munculnya gejala-gejala seperti, demam tinggi, sakit kepala, mual, muntah, mata merah, menggigil, otot betis sakit, dan sakit perut.

Leptospirosis adalah jenis penyakit yang penularannya melalui urine atau darah binatang liar maupun hewan piaraan. Umumnya manusia yang terjangkit penyakit ini tertular melalui air atau tanah yang telah terkontaminasi dengan kencing atau darah dari hewan liar atau piaraannya.

 

  1. Demam berdarah dengue

DBD atau demam berdarah dengue merupakan salah satu jenis penyakit musim hujan yang dapat berujung pada kematian. Meski termasuk penyakit yang bisa sembuh tanpa perawatan khusus (self limiting disease), penyakit yang ditandai dengan sakit pada sekujur tubuh dan demam ini dapat mengakibatkan komplikasi serta kerusakan pembuluh darah, yang mengarah pada pendarahan fatal dan kebocoran plasma.

 

  1. Malaria

Saat musim hujan tiba, perkembangbiakan nyamuk meningkat, begitu pula wabah penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Selain DBD, Malaria juga merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk anopheles yang telah infeksi parasit plasmodium. Penularan malaria meningkat pada saat musim hujan dan berlanjut setelahnya.

 

Sumber: swara.tunaiku.com