Select Page

Menikmati kopi dengan cara tubruk atau menyeduh biji secara langsung merupakan cara yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia. Selain terlihat mudah, cepat, juga tentunya praktis. Selain itu, metode kopi tubruk ini juga merupakan cara terbaik merasakan keaslian cita rasa kopi yang diseduh

 

Sebelum mulai menyeduh kopi, pertama kamu harus mengetahui bahwa membeli kopi dan menyeduhnya sesegera mungkin adalah tindakan yang paling tepat. Karena aroma dan kenikmatan bisa langsung dirasakan. Akan terasa berbeda jika kamu menyimpan kopi dalam jangka waktu lama kemudian diseduh rasanya tidak senikmat ketika baru membelinya.

 

Untuk memperoleh rasa kopi yang berkualitas, gunakanlah air yang telah disaring atau air minum botolan. Untuk menjaga rasa, hindari penggunaan air yang telah disuling atau diringankan kadar mineralnya. Rasio air yang digunakan juga perlu diperhatikan, dianjurkan 1gram kopi 15ml air. Perhitungan ini juga berlaku untuk kelipatannya.

 

  1. Timbang biji kopi sebelum digiling. Biji kopi harus satu banding 15 dengan air. Semisal 10 gram kopi untuk 150 mililiter air.

 

  1. Giling biji kopi hingga ukuran medium, atau tidak terlalu besar maupun kecil.

 

“Biji kopi terlalu halus akan mudah pahit atau kematangan saat diseduh, sebaliknya terlalu kasar akan terlalu asam. Jadi medium aja ya, seperti gula pasir,” ujar Viki Rahardja, barista senior Indonesia yang turut hadir dalam acara peresmian tersebut.

 

  1. Setelah itu, bubuk kopi yang sudah tersaji di gelas diseduh dengan mengguyurkan air panas secara konsisten dan merata, biasa disebut pouring. Penggunaan teko leher angsa sangat membantu proses ini.

Tinggi rendahnya suhu air harus diperhatikan, semakin rendah akan semakin asam rasa kopi, sabaliknya semakin panas akan semakin pahit karena kopi terlalu matang atau gosong.

 

“Saya merekomendasikan di skala 93-96 derajat celcius,” ujar Edward Teonadi, yang juga menjadi juri di kompetisi membuat kopi tubruk dalam acara tersebut.

 

  1. Terakhir, tunggu 2-5 menit, baru diaduk dan boleh dibuang ampas yang mengambang di permukaan airnya.

 

“Sebenarnya tidak ada aturan yang baku soal derajat atau kehalusan gilingan, karena beda biji kopi beda juga hasilnya. Semuanya sangat terkait, hanya tinggal barista yang mengkreasikan mau seleranya gimana,” kata Viki Rahardja.

 

Rasa yang terlalu pahit atau rasa yang terlalu datar semua itu disebabkan karena ekstraksi kopi yang dihasilkan. Jika biji kopi digiling dengan cara yang terlalu halus, maka rasa pahitnya akan sangat terasa. Sebaliknya jika rasa kopi terlalu datar, semua itu dikarenakan hasil penggilingannya yang kurang halus.

Penggunaan air juga mempengaruhi rasa yang dihasilkan.

 

Suhu air paling ideal untuk menyeduh kopi adalah antara 90 hingga 96 derajat Celcius. Pada suhu ini, kopi akan terekstrak secara optimal. Suhu yang lebih dingin akan menyebabkan rasa kopi terasa datar. Kopi yang dimasak pada suhu yang terlalu panas juga akan menghilangkan kualitas rasa dari kopi tersebut. Rasa kopi terbaik hanya bisa dinikmati segera setelah waktu kontak idealnya tercapai.

 

Sumber: www.kompas.com