+62 31 596 3367 spiritsurabaya@yahoo.com

Spiritners…! hidup tanpa musik bak sayur tanpa garam…alias hambar. Jenis musik seperti pop, jazz, soul, dangdut dan elektronic dance music (EDM) seringkali nemenin hari-harimu di kala galau guyz… hehehe. Lalu apakah kamu pernah mencoba dengerin musik klasik yang seringkali dibawakan oleh sekelompok orang secara bersamaan? Yup… Jenis musik seperti ini yang disebut musik orchestra.

Musik klasik di indonesia sendiri sudah ada sejak era hindia-belanda spiritners, yakni pada awal abad ke-18. Untuk musik klasik di era itu hanya bisa dinikmati oleh kalangan atas aja, jadi gak sembarangan orang bisa dengerin  musik klasik. Namun dengan berjalanya waktu, musik klasik dapat didengar oleh semua kalangan guys.

Untuk pecinta musik klasik di indonesia ada festival musik yaitu Indonesia orchestra  Esemble Festival (IOEF) dengan membawa warna baru bagi para musisi muda dan masyarakat yang memamg memiliki antusiasme yang tinggi terhadap orckestra.

IOEF sendiri merupakan sebuah musik orchestra dan esemble pertama di indonesia, bahkan di asia tenggara. Festival musik ini memiliki fokus utama pada group/chamber musik dan instrument solo (non vokal)

Hal yang paling menarik di festival IOEF para pengunjung tidak dipungut biaya sepersen pun guys, dan para pengunjung malah dapat seminar gratis dari para musisi yang akan tampil, wow…keren kan. Orkestra memang indentik dengan musik klasik, tetapi IOEF mematahkan pandangan tersebut karena teryata musik jenis ini bisa membawa berbagai aliran  lainnya.

Konser musik orkestra memang sering memainkan lagu-lagu klasik seperti karya dari Beethoven maupun Mozart. Kali ini Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST) membawakan lagu asal negeri Jiran, Cinday dengan arrangement yang berbeda. Salah satu pelatih vokal ternama Indonesia, yakni Indra Aziz juga turut tampil membawakan beberapa lagu medley daerah yang membuat kagum semua pasang mata yang datang di acara penutupan IOEF.

Menyuguhkan berbagai pertunjukan musik yang indah, penutupan IOEF sukses membuat semua pengunjung kagum. Bertempat di Teater Kecil dan Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, festival ini dihelat oleh MusicMind dan Trinity Youth Symphony Orchestra. Pada malam penutupan acara IOEF, sejumlah musisi tampil dengan keren sekali guys… Penampilan duet piano – violin asal Austria, Nota Bene tampil memukau membawakan lagu Bubuy Bulan yang diaransemen ulang. Tak hanya itu, Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST) juga berhasil memukau penonton dengan berbagai pertunjukan orkestra mereka yang luar biasa. Dan ada satu hal berbeda dari IOEF tahun ini, yakni adanya penampilan dari anak-anak penyandang tuna rungu yang membacakan puisi dan membawakan tarian dari berbagai daerah. Dengan segala keterbatasan yang mereka miliki, jiwa semangat dalam diri mereka untuk berseni dan berkarya tidak luntur sama sekali.

Suksesnya  IOEF tahun ini juga terbukti dengan bertambahnya jumlah grup musik dari tahun lalu. Sedikitnya ada 25 grup orchestra serta ensemble yang tampil dalam IOEF 2017 ini. Hal itu juga membuktikan kalau memang peminat musik orchestra di Tanah Air kian bertambah dan terdiri dari kalangan manapun.