When God can use me, why not you?

August 19, 2008 by admin  
Filed under Kesaksian, Pribadi

Namaku Hee Ah Lee. Aku hanya memiliki empat jari, masing-masing dua pada setiap tangan.

Tetapi, aku jago main piano, lho. Bahkan aku pernah tampil bersama Richard Clayderman di Gedung Putih, Amerika.Hee Ah Lee dari Korea yang lahir kurang beruntung dengan segala keterbatasannya. Ia menderita Lobster Claw Syndrome, yaitu hanya mempunyai 4 jari tangan yang mirip capit kepiting, dibesarkan oleh sang ibu, Woo Kap Sun, yang amat mencintainya.

Semangat Ibu yang luar biasa dan berkat perjuangan sang ibu yang tidak mengenal putus asa memberi dorongan pada Hee Ah Lee untuk berlatih piano. Piano yang awalnya merupakan terapi justru akhirnya memberi banyak keuntungan, khususnya hiburan, keberanian dan perasaan bersyukur. Sang ayah meninggal akibat sakit lumpuh yang lama hingga kini Hee Ah Lee hanya hidup bersama ibunya, berdua saja.

 

Pada akhirnya segala perjuangan Hee Ah Lee dan Woo Kap Sun (ibunya) berbuah manis, kini dengan permainan pianonya ia banyak melakukan konser ke luar Korea. Namanya banyak di kenal, konser-konsernya selalu dipenuhi penonton. Ia memberikan motivasi yang baik kepada semua yang mengenalnya. Keterbatasan bukanlah akhir dari segalanya, asalkan kita mau berusaha jalan kesuksesan pasti akan terbuka. Hee Ah Lee tetap bisa berbahagia dengan apa yang ia punya, senyum manis senantiasa terhias di wajahnya.

Sesuai namanya, Hee artinya suka cita, Ah adalah tunas yang terus tumbuh sedangkan Lee merupakan nama keluarga. Hee Ah akan terus tumbuh dengan cintanya, semangatnya yang di sebarkan ke seluruh dunia, termasuk Indonesia yang pernah di kunjunginya dalam konser sehari.

Dibalik kesuksesan Hee Ah Lee, ibunya lah yang pertama-tama mengambil keputusan untuk memelihara bayi yang cacad ini. Ia berusaha sekuat tenaga menumbuhkan potensi anaknya. Piano dipilih justru untuk melatih jari-jarinya yang cuma empat, itupun satu jari tidak berengsel bahkan lunglai seperti tak bertulang. Siapa yang menyangka ia akan menjadi pianist yang handal? Doa dan iman yang teguh yang membuat ibunya bertahan dalam mengatasi kendala anaknya. Ia sendiri yang menjadi manajer anaknya. Kelemahannya menjadi kekuatannya, dan inilah juga yang digunakan Hee Ah Lee untuk memberitakan Kabar Gembira keseluruh dunia. When God can use me, why not you?? Demikian katanya selalu.

Buku karangan Kurnia Effendi yang diterbitkan oleh Hikmah ini cocok di baca oleh semua kalangan tanpa kecuali untuk memotivasi kita dalam mencapai harapan kita. Dibaca sepintas memang buku ini biasa saja, tapi bila kita renungkan maka kita akan peroleh hikmah yang dalam. Betapa, kita yang sempurna sering kali mengeluh, malas dan putus asa sehingga kurang bersyukur. Kita harus bisa memaksimalkan diri dan memampukan setiap yang ada pada diri kita dengan semangat kita dan Tuhan pasti membantu jalan kita.

Sudahkah Anda bersyukur hari ini?

Mazmur 107:31 Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!