Bagi anda yang menjalani program diet keto, mengurangi asupan karbohidrat, seperti makanan bertepung, camilan, dan makanan olahan lainnya adalah aturan yang wajib diikuti. Selain itu, membatasi konsumsi gula untuk membuat diet keto berjalan lancar pun harus dilakukan. Meski membatasi gula, anda tetap bisa makan makanan manis dengan beberapa alternatif pemanis berikut ini untuk diet keto.

Pemanis yang bisa dikonsumsi ketika menjalani diet keto

Gula merupakan sumber energi. Ketika menjalani diet keto, anda harus membatasi makan makanan manis yang mengandung gula. Tujuannya, agar tubuh mulai memecah cadangan lemak menjadi energi. 

Akan tetapi, godaan melakukan cheating day saat diet keto memang sulit ditolak. Terlebih jika anda adalah penggemar makanan manis. Kabar baiknya, anda dapat menggunakan pemanis alami untuk menu makanan dan minuman pada diet keto anda.

Ini dia beberapa pemanis alami yang sehat dan aman dikonsumsi untuk diet keto. 

1. Stevia

Salah satu pemanis yang juga cocok untuk anda yang sedang menjalani diet keto, selain gula, adalah stevia. Stevia merupakan pemanis alami yang sudah diekstrak dari tanaman Stevia rebaudiana

Setiap 100 gram daun stevia mengandung 20 kalori dan skala indeks glikemik nol. Semakin rendah indeks glikemik, akan semakin lama pula pemanis tersebut dipecah dalam tubuh. Akibatnya, gula darah pun tidak melonjak tiba-tiba. 

Cukup sedikit saja, pemanis ini dapat memberikan rasa manis yang cukup menyenangkan untuk variasi menu diet keto anda. Hal ini lantaran stevia 200-400 kali lebih manis daripada gula biasa.

2. Xylitol

Xylitol adalah pemanis yang berasal dari gula alkohol dan biasanya ditemukan pada produk permen karet bebas gula. Pemanis alami ini memang rasanya hampir sama dengan gula biasa, tetapi setiap gramnya hanya mengandung 3 kalori dan 1 sendok teh xylitol memiliki 4 gram karbohidrat.

Anda bisa menambahkan pemanis ini pada teh, kopi, atau jus tanpa harus menambah kadar karbohidrat di dalamnya. 

Walaupun tidak menaikkan gula darah, anda juga harus berhati-hari karena pada kasus tertentu, xylitol dapat mengganggu organ pencernaan anda. Maka itu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter agar anda tahu dosis yang cocok dengan kondisi anda.

3. Erythritol

Selain xylitol, pemanis yang juga cocok untuk diet keto adalah erythritol. Erythritol merupakan pemanis alami yang 80% lebih manis dari gula biasa dan hanya mengandung 5% kalori. 

Terkadang, erythritol digunakan sebagai pemanis tambahan, tetapi anda masih perlu memeriksa kemasan gula tersebut untuk memastikan bahwa tidak dicampur dengan pemanis buatan lainnya. 

Tak hanya untuk campuran teh dan kopi, anda juga bisa menggunakan pemanis ini untuk memasak atau memanggang menu diet keto anda. 

4. Pemanis buah biksu (Lo Han Kuo)

Buah biksu merupakan buah yang berasal dari Tiongkok dan sangat digemari oleh para biksu di sana. Anda mungkin lebih familier dengan Lo Han Kuo. Pemanis yang satu ini cukup ampuh untuk digunakan sebagai pengganti gula untuk diet keto karena mengandung senyawa yang disebut mogrosides. 

Senyawa mogroside ini kaya akan antioksidan dan berperan sebagai pemberi rasa manis yang anda rasakan pada buah-buahan. Rasa manis yang alami tersebut ternyata tidak mengandung kalori dan karbohidrat, sehingga cocok digunakan oleh anda yang sedang menjalani diet keto. 

Selain itu, ada sebuah uji coba yang menunjukkan bahwa mogroside dapat membantu merangsang pelepasan insulin. Jika insulin berhasil dilepas, tubuh bekerja menjadi lebih baik untuk mengelola gula darah tubuh. 

Jangan lupa untuk memeriksa daftar komposisi yang tertera pada kemasan ekstrak buah ini. Hal ini bertujuan agar anda tidak salah pilih ekstrak yang sudah dicampur dengan gula biasa atau tebu yang akan mengubah kadar kalori dan karbohidratnya. 

5. Inulin

Inulin merupakan serat tanaman yang bisa anda temukan pada sayuran, seperti sawi putih, asparagus, dan buah pisang. Serat ini dapat larut dan mengandung sekitar 150 kalori dan nol pada skala glikemik indeks. 

Akan tetapi, ketika dibandingkan dengan gula biasa, serat tanaman larut ini 10 kali lebih manis. Oleh karena itu, anda perlu berhati-hati dalam menggunakannya sebagai pemanis pengganti gula untuk diet keto. Tak perlu terlalu banyak agar gula tetap terkontrol. 

Diet keto bukan halangan bagi anda untuk makan makanan manis, selama anda memilih pemanis yang tepat. Pastikan anda memeriksa komposisi yang tertera pada kemasan agar anda bisa tahu seberapa banyak kalori, karbohidrat, dan glikemik indeks di dalamnya.

Sumber: hellosehat.com