Hubungan percintaan sebetulnya tak hanya melibatkan dua orang. Ada beberapa pihak yang secara langsung terlibat di dalamnya, termasuk orangtua. Sehingga, banyak yang bilang jika restu mereka menjadi salah satu kunci kelanggengan jalinan cinta yang kamu jalani bersama pasangan.

Tanpa restu orang tua, mungkin kedepannya kamu dan pacar akan menemui banyak cobaan dan hambatan, terutama dari keluarga besar. So, ketahuilah 7 risiko di bawah ini sebelum memutuskan menjalin hubungan yang tak direstui tersebut. Sudah siapkah kamu dan pacar menghadapinya?

1. Orangtua akan selalu bersikap ketus

Namanya juga tak direstui, kemungkinan besar orang tuamu akan bersikap kurang welcome pada pacarmu. Setiap main ke rumah, mungkin mereka enggan menyapa atau menemuinya. Ada juga lho yang tega mengusir kekasih anaknya.

Kalau tidak sabar, tindakan orang tuamu tersebut bisa memicu kemarahan pacarmu karena merasa tak dihargai. Well, cobalah beri pengertian padanya untuk bersabar serta tetap berusaha meluluhkan hati orangtuamu. Sedangkan tugasmu adalah merayu serta memberi penjelasan pada orangtua agar bersedia menerima hubungan kalian.

2. Keluarga besar akan mengucilkan

Mungkin karena terpengaruh sikap orang tua, keluarga besarmu pun kemungkinan akan turut mengucilkan pacarmu. Tanpa meminta klarifikasi dari dirimu, mereka ikut-ikutan memusuhi pacar dan beranggapan dia tidak layak menjadi bagian dari keluargamu.

Jika hal itu terjadi, janganlah lelah memberi dukungan kekasihmu. Anggap saja hal tersebut bagian dari cobaan hubungan yang telah dijalani. Selama kamu dan dirinya sama-sama mau berjuang, jalinan cinta kalian kemungkinan justru akan semakin kuat.

3. Hubungan antar orang tua tak pernah harmonis

Mengetahui anaknya diperlakukan tidak baik, bisa jadi orang tua pacarmu tak akan terima. Bukan tak mungkin mereka akan melarang anaknya untuk menjalin hubungan denganmu. Lebih dari itu, keduanya mungkin juga akan menyimpan rasa tak suka terhadap orang tuamu.

Ketidakharmonisan itu kemungkinan juga akan berlanjut ketika kamu dan dirinya sudah menikah. Baik orangtuamu maupun orang tuanya enggan saling berhubungan atau bahkan kerap mempengaruhi kalian untuk berpisah.

4. Sulit melangkah menuju jenjang yang lebih serius

Karena tak mendapat restu orang tua, niatmu bersama pacar untuk menuju ke jenjang pernikahan pun jadi terhambat. Walau bagaimanapun, restu mereka adalah salah satu syarat berkah tidaknya rumah tangga yang akan kamu jalani nantinya.

So, datangilah orang tua masing-masing untuk membicarakan masalah ini baik-baik. Yakinkan pada mereka bahwa kamu dan dirinya sudah mempertimbangkan keputusan tersebut. Jika ke depannya terjadi apa-apa, sampaikan bahwa kalian siap bertanggung jawab.

5. Ketika ada masalah, orang tua cenderung menyalahkan kalian

Bukannya menghibur atau memberi solusi, baik orang tuamu maupun orang tuanya mungkin akan menyalahkan kalian jika setelah menikah ada masalah. Mungkin hal itu dikarenakan mereka belum mengikhlaskan hubungan kalian.

Kalau persoalanmu dengannya tak terlalu berat, sebaiknya tak perlu mengadu ke orang tua. Cobalah belajar untuk menyelesaikannya bersama pasanganmu. Kalau tak menemukan titik temu, kalian dapat berkonsultasi ke psikolog atau teman yang dapat diandalkan.

6. Kemungkinan berpisah lebih besar

Kalau kamu dan dia tak bisa melewati berbagai cobaan yang telah disebutkan di poin-poin sebelumnya, risiko perpisahan pun kemungkinan bisa benar-benar terjadi. Terlebih jika kondisi tersebut diperparah oleh bujukan para orangtua agar kalian berpisah saja.

Oleh karena itu, dibutuhkan kedewasaan untuk menghadapi setiap masalah yang datang. Batasi dulu campur tangan pihak lain dalam urusan rumah tangga kalian. Setelah bisa bersikap netral, bicaralah dengan pasanganmu dari hati ke hati hingga kalian bisa menemukan solusi atau jalan terbaik.

7. Jika menikah, akan berdampak pula pada anak-anak kalian

Ketidaksukaan orang tua pada pasanganmu atau orangtuanya pada dirimu mungkin juga akan berdampak pada keturunanmu kelak. Mereka kemungkinan akan bersikap kurang baik pada anak-anakmu, seperti berbuat kurang adil, tidak sayang, mudah memarahi, dan sebagainya.

Jika nanti itu terjadi dan kamu mengetahui anak-anakmu diperlakukan tidak baik, pelan-pelan tegurlah kakek-neneknya. Jelaskan pada mereka kalau buah hatinya tak ada sangkut pautnya dengan masalah kalian di masa lalu. Sampaikan pula bahwa sebagai kakek dan nenek, seharusnya mereka menyayangi semua cucunya tanpa membeda-bedakan.Itulah 7 risiko yang akan kamu hadapi jika tetap nekat menjalin hubungan tanpa restu orang tua. Kalau kamu siap menghadapi poin-poin itu, tak ada salahnya melanjutkan hubungan. Sebaliknya, pertimbangkanlah kembali hubunganmu dengannya bila kamu tak sanggup menghadapi risiko-risiko di atas.

Sumber: hipwee.com