Adler Webb, tak hanya seorang balita biasa, dia menyeduh kopi dengan cekatan ditemani ayahnya Andrew Webb yang merupakan barista dan pemilik kedai kopi Bindle Coffee di Fort Collins, Colorado, Amerika Serikat.
Minat Adler terhadap kopi tentu tertular dari sang ayah.
Menurut Andrew, Adler sudah mengenal kopi sejak dia belajar merangkak. Dia mencecap rasa biji kopi dimulai dari sangat kecil. Waktu itu ayahnya memasukkan satu biji kopi ke mulut Adler dan sejak saat itu setiap Andrew membuka kemasan kopi dari coffee bag, Adler Webb akan mengambil satu biji kopi dan mencecap rasanya.
Seiring dengan berjalannya waktu, Adler mulai belajar banyak tentang menyeduh kopi karena melihat ayahnya melakukan hal tersebut setiap hari. Dia mulai menirukan satu per satu cara menyeduh kopi. Mulai mengoperasikan coffee grinder, tamper, portafilter hingga mesin espresso.
Meski tetap dalam pengawasan sang ayah, Adler dengan cekatan membuat secangkir cappuccino dengan sempurna. Saya sendiri sungguh gemas sekali menyaksikan balita ini melakukan langkah demi langkah membuat cappuccino. Setiap detail dia ingat benar. Seperti mengetuk dan memutar milk jug agar foam susu menyatu.
Tak hanya mahir membuat kopi espresso base, Adler juga bisa menyeduh dengan alat-alat manual brew. Andrew mengatakan putranya ini bisa menyeduh dengan French Press, Aeropress bahkan Kalita Wave.
Adler berbahagia ‘bermain’ dengan beragam alat kopi. Mungkin suatu hari nanti balita menggemaskan ini akan menjadi world barista champion yang membuat semua orang bangga. Keep doing what you’re doing, Adler!
Sumber: www.brilio.net