Setiap orang mungkin pernah terjebak dalam friend zone beberapa kali dalam hidupnya. Ada yang sebentar, ada pula yang dalam hitungan tahun. Friend zone adalah ketika kamu menyukai seseorang tetapi ia hanya menganggapmu sebagai teman, atau ketika kamu menyukai sahabatmu dan berharap ia bisa menjadi pacar.
Satu hal yang pasti, terjebak dalam friendzone adalah hal yang tidak menyenangkan. Namun jika sudah berada di dalamnya, memang sulit bagimu untuk keluar. Di satu sisi, kamu tersiksa dengan keadaan menyukai tetapi tak bisa berharap lebih. Di sisi lain, kamu takut jika kamu mengutarakan perasaan, persahabatan kamu tak lagi sama.
1. Akui kamu sedang dalam friend zone
Jika kamu terus menyangkal, kamu tidak akan pernah bisa keluar dari friend zone. Maka akui saja kamu sedang berada di dalamnya dan berniat untuk menghentikannya.
2. Ketahui perasaannya
Jika kamu hanya menduga-duga perasaannya tanpa mengambil sikap, kamu mungkin tidak akan pernah keluar dari friend zone. Maka beranikan diri untuk menanyakannya langsung. Siapkan pula dirimu untuk risiko yang lebih paling buruk.
3. Ungkapkan perasaan
Hanya karena kamu sudah menjadi teman akrabnya, bukan berarti mengungkapkan perasaan dilakukan dengan bercanda. Jika benar-benar serius, kamu harus mengungkapkannya di tempat yang tenang dan hanya berdua dengannya supaya dia bisa merasakan bedanya.
4. Cobalah berpisah sementara waktu
Jika dia tertarik dengan kamu, ia akan merindukanmu, percaya lah. Namun, jika respons-nya tetap datar, barangkali kamu tidak lebih dari sekedar teman.
5. Ubah penampilan
Ini akan membuat kehadiranmu lebih disadari olehnya. Ia melihat usahamu untuk terlihat lebih baik saat bersamanya.
6. Ubah sikap
Seringkali, orang berada di dalam friend zone karena mereka selalu bersikap seperti sekedar teman bahkan orangtua. Lantas, siapa yang mau mengencani orangtua sendiri? Lantas kamu pun harus mengubah sikap kamu.
Sumber: www.liputan6.com