Tubuh manusia memiliki dua tipe kelenjar keringat yaitu kelenjar eccrine dan apocrine. Kelenjar eccrine memproduksi keringat tanpa bau yang akan keluar dari tubuh, terutama setelah berolahraga berat. Sementara, kelenjar apocrine berada di ketiak dan selangkangan, di mana substansi minyak diproduksi, dan akan menimbulkan bau badan yang spesifik.

Faktanya, tubuh memproduksi dua bau badan natural yang baunya seperti bawang atau jintan pedas. Tapi, bau badan itu juga dipengaruhi makanan yang dikonsumsi. Termasuk diet yang dijalankan.

Berikut ini adalah daftar makanan yang bisa memengaruhi bau badan.

1. Brokoli, kubis, dan kembang kol

Bau badan bisa disebabkan oleh makanan yang mengandung sulfur, seperti brokoli, kubis dan kembang kol. “Tergantung apakah kamu memakannya mentah atau dimasak,” Makanan-makanan inilah yang menyebabkan muncul bau seperti telur busuk. Cobalah mengimbanginya dengan mengonsumsi sayuran lain dan buah yang tidak mengandung banyak kandungan sulfur. Misalnya labu, ubi, terong, jeruk, hingga buah persik.

2. Bawang merah dan putih

Segala jenis makanan yang membuat bau nafasmu terganggu, juga kurang baik untuk bau badan. Contohnya, bawang merah dan putih. “Setiap mereka bernafas, mereka mengeluarkan bau bawang merah dan putih yang akan membuat udara sekitar berbau serupa,” Kopi dan ikan kalengan juga bisa menimbulkan masalah yang sama. Demi menghindarinya, rajinlah sikat gigi dan minum banyak air, setelah mengonsumsi makanan tersebut. Langkah ini juga akan membantu membersihkan partikel dan bakteri pada makanan.

3.Telur dan ikan

Penyakit metabolisme trimethylaminuria atau TMAU bisa membuat bau badanmu seperti ikan busuk. Ini juga akan diperparah dengan mengonsumsi makanan seperti telur, ikan, bahkan beberapa jenis sayuran. Berdasarkan data National Centerfor Biotechnology Information, bau tersebut akan keluar lewat urin, nafas, keringat, dan air mani. Mereka yang mengalami TMAU juga berupaya untuk menghancurkan cholin (nutrisi pada kuning telur), letichin (asam lemak), dan trimethylamine N-oxide (yang ditemukan pada makanan laut).

4. Daging – dagingan

Dalam sebuah penelitian mereka yang tidak makan daging memiliki bau yang lebih menarik. Ini bukan berarti daging merah berdampak khusus terhadap bau ketiak. Tapi, ada hal yang bisa dikaitkan. Para peneliti berasumsi, kandungan lemak pada daging merah bisa bercampur dengan zat kimiawi yang diproduksi di kelenjar keringat. Akibat bakteri di kulit mengonsumsi asam lemak tersebut, maka mereka akan menimbulkan bau pada ketiak.

5. Alkohol

Sebuah hasil penelitian yang dipublikasikan di Journal of Dental Research, menunjukkan, mengonsumsi alkohol dalam kadar berlebih, bisa memberikan bau mulut yang kurang sedap. Alkohol juga bisa membuat mulut kering, yang mana bisa juga membawa masalah. Padahal, air liur bisa membilas sel-sel mati yang terbangun di dalam mulut. Saat sel-sel mati tersebut bertahan di mulut, maka mereka akan mulai membusuk dan memberikan nafas yang bau.

Sumber: www.kompas.com