Kamu dan pacar sudah berhubungan lama, lebih dari dua atau tiga tahun. Tetapi hubungan kalian seolah jalan di tempat, tidak mengalami kemajuan yang berarti? Dan yang paling mengesalkan , si dia tak kunjung memintamu untuk menikah. Padahal kamu sudah merasa siap dan sudah lama menunggu dia meminang.

Kenapa bisa begitu? Coba perhatikan lagi, mungkin saja selama ini ada perilakunya yang menandakan kalau dia memang bukan pria yang tepat untuk dijadikan pasangan hidup. Mungkin ada tanda-tanda dari sikapnya yang menunjukkan kalau selama ini dia tidak berniat untuk menikahimu tetapi kamu tak pernah menyadarinya. 

Mau tahu apa saja sikap yang menunjukkan kalau kemungkinan besar dia tak akan pernah melamar?

1. Tidak suka membicarakan pernikahan

Salah satu tanda yang paling jelas jika seorang pria tidak tertarik dengan pernikahan adalah jika dia tidak suka membicarakan masalah pernikahan. Membicarakan pernikahan saat hubungan baru berjalan beberapa bulan memang terlalu muluk-muluk. Tetapi lain ceritanya kalau kalian sudah berhubungan lama, apalagi sampai bertahun-tahun.

Tentunya hal yang wajar kalau pasangan yang menjalin suatu hubungan serius membicarakan masa depan bersama. Dan pernikahan memang tujuan akhir dalam setiap hubungan antara pria dan wanita. Kalau dia merasa tidak nyaman setiap kali membicarakan topik pernikahan denganmu, mungkin dia memang tidak menginginkan pernikahan, atau ide menikahimu itulah yang membuatnya merasa tidak nyaman.

2. Dia ‘tidak yakin’

Pasangan yang memutuskan untuk mengakhiri hubungan dalam pernikahan. Sudah menyiapkan segala hal untuk keperluan untuk resepsi, rumah, dan perabotan. Tetapi begitu mendekati hari H, si pria atau si wanita merasa ragu. Dan ketika dibicarakan kembali, ternyata si pria atau wanita tadi tak yakin apakah dia sudah siap menikah atau belum. Pernah mendengar kasus seperti ini? Itu adalah salah satu pertanda kecil yang juga merupakan sinyal negatif.

Pernikahan harus dijalani dengan komitmen. Dan loyalitas terhadap komitmen itu harus dimulai dengan keyakinan terhadap pasangan terlebih dahulu. Jika sebelum menikah saja dia sudah tak yakin, jika diteruskan kemungkinan besar hubungan kalian akan jadi buruk. Bisa jadi nantinya dia merasa menyesal karena sudah mengambil keputusan untuk menikahimu dan secara tidak langsung menyalahkanmu karena hal itu.

3. Bermasalah dengan mantan-mantannya

Coba ingat-ingat lagi cerita si dia tentang mantan-mantannya. Apakah hubungan-hubungannya di masa lalu berakhir baik-baik? Apakah riwayat hubungan si dia bersama mereka dipenuhi masalah? Kalau iya, bisa jadi hubungan-hubungan yang kandas itu sampai terjadi bukan karena dia selalu berurusan dengan wanita yang salah. Bisa jadi masalahnya memang terletak pada dirinya sendiri. 

4. Mencari-cari alasan

Dia selalu mencari-cari alasan untuk menunda menikahimu? Ingin mengejar karir terlebih dahulu, ingin mencapai kemapanan finansial terlebih dahulu, atau berbagai alasan lain yang sebenarnya terlalu dibuat-buat dan menyebabkan kamu menunggu lebih lama?

Memang pernikahan perlu dipersiapkan dengan matang. Tak ada salahnya kalau dia ingin mencapai kesuksesan finansial terlebih dahulu agar kelak bisa membahagiakanmu. Tetapi dia harus menentukan juga sampai di mana dia akan terus mengejar karir, kemapanan finansial, atau kesenangan pribadi? Kamu tak bisa menunggu selamanya.

Sumber: www.merdeka.com